$0D

Mitos Seputar Kondom

Categories:

5 Mitos Seputar Kondom
Sejumlah pakar kesehatan menyebutkan, berhubungan seks dapat meningkatkan vitalitas tubuh, karena gerakan tubuh yang aktif, serta produksi hormon yang terjadi saat bercinta.
Namun seks juga rentan menjadi sarana penularan penyakit, termasuk HIV/AIDS yang berbahaya. Menggunakan kondom menjadi salah satu pencegah penularan penyakit berbahaya, juga ampuh untuk mencegah kehamilan.

Sebelum menerapkan perilaku seks sehat dengan kondom, simak beberapa mitos seputar kondom.


1.Kondom mengurangi kenikmatan saat bercinta

Mitos! Kondom terbuat dari bahan yang tipis dan elastis, sehingga tidak mengganggu proses hubungan intim. Selain itu, kondom juga dilapisi cairan lubrikan yang membantu kelancaran penetrasi, sehingga tidak menimbulkan rasa sakit saat Mr.Happy mulai menembus Miss V.

2.Kondom menimbulkan rasa sakit

Mitos! Hampir semua kondom dilapisi lubrikan berbahan dasar air atau silikon, sehingga mampu mengurangi rasa sakit yang timbul saat bercinta. Tapi ada pula beberapa orang yang merasakan perih saat memakai kondom. Kondisi ini cukup jarang dan biasanya hanya dialami orang-orang dengan kulit sensitif. Jika kulit terasa perih dan memerah, segera konsultasikan ke dokter untuk menghentikan rasa sakit dan memilih jenis kondom seperti apa yang cocok bagi Anda.

3.Pasangan yang sudah menikah tidak perlu lagi pakai kondom

Mitos! Virus-virus berbahaya tidak hanya menular melalui hubungan intim, tapi juga dapat ditemukan di tempat-tempat umum, seperti kolam renang, toilet umum, bahkan alat transportasi. Pastikan pasangan terbebas dari penyakit berbahaya agar hubungan seksual pun tetap berlangsung dengan sehat.

4.Kondom lebih baik digunakan bersamaan dengan pelumas tambahan

Mitos! Kondom sudah dilapisi lubrikan, sehingga Anda tak perlu lagi menambahkan produk-produk pelumas, seperti lotion, krim, atau lubrikan lain. Tambahan pelumas dapat menyebabkan rasa gatal, perih, reaksi alergi, bahkan dapat merusak material kondom.

5.Semua kondom ada lubangnya, virus HIV lebih mudah masuk

Mitos! Setiap kondom diproduksi dengan penuh pengawasan dan harus melewati quality control untuk memastikan tidak ada lubang, karena dapat menurunkan kualitas merek kondom tersebut.


dari berbagai sumber

Spread The Love, Share Our Article

Related Posts

No Response to "Mitos Seputar Kondom"

Entri Populer

Silahkan memasang link anda disini, dan saya minta anda memasang link blog ini di blog anda Jika saat saya berkunjung ke blog anda tidak saya temukan link ke blog saya ini di blog anda, maka dengan sangat terpaksa akan saya hapus link anda disini, oleh karena itu silahkan anda konfirmasikan dikomentar dimana (URL) link blog ini anda letakkan di blog anda, terima kasih dan salam blogger.
$0D